Kabar & Kegiatan

Ikuti perjalanan dan kegiatan terbaru dari Yayasan Rintis Upakarya dalam memberdayakan UMKM di Indonesia.

Sejenak Lepas Penat, Keseruan "SeRintisFun 2026" Pererat Solidaritas Keluarga Besar Yayasan RUN dan Rumah BUMN Jambi

Sejenak Lepas Penat, Keseruan "SeRintisFun 2026" Pererat Solidaritas Keluarga Besar Yayasan RUN dan Rumah BUMN Jambi

Di balik berbagai program pemberdayaan, pendampingan UMKM, hingga pergerakan sosial yang terus digulirkan secara masif, terdapat tim penggerak yang bekerja tanpa lelah di belakang layar. Menyadari pentingnya menjaga ritme, kesehatan mental, dan kekompakan tim, Yayasan Rintis Upakarya Nusantara (RUN) bersinergi dengan Rumah BUMN Jambi menggelar sebuah agenda capacity building internal bertajuk “Kegiatan SeRintisFun 2026: Saatnya Seru-seruan!”.Acara yang dirancang penuh dengan nuansa keakraban ini telah sukses diselenggarakan selama dua hari, tepatnya pada 4–5 September 2026, berlokasi di Jambi.Bukan Sekadar Rekan Kerja, Tapi KeluargaJika pada hari-hari biasa para anggota sibuk dengan tenggat waktu dan target pemberdayaan, SeRintisFun 2026 hadir sebagai oase untuk sejenak menarik napas dari rutinitas pekerjaan.Inisiatif ini lahir dari sebuah pemahaman esensial: sinergi yang luar biasa di lapangan harus berakar dari keharmonisan hubungan di dalam tim itu sendiri. Oleh karena itu, kegiatan ini memiliki tujuan utama yang sangat fokus, yakni membangun kedekatan emosional yang lebih rileks, memperkuat solidaritas, serta merekatkan kembali tali silaturahmi antar sesama anggota Yayasan Rintis Upakarya Nusantara dan Rumah BUMN Jambi.Dari Adu Kekompakan Hingga Hangatnya PerapianRangkaian acara disusun sedemikian rupa agar interaktif dan meruntuhkan sekat-sekat formalitas antar divisi. Keseruan dimulai dengan sesi opening speech yang hangat dan sarat akan motivasi, menjadi pemantik semangat sebelum peserta membaur.Suasana semakin pecah saat seluruh anggota ditantang dalam berbagai fun games. Permainan-permainan ini tidak hanya mengundang gelak tawa, tetapi secara implisit didesain untuk mengasah komunikasi, rasa saling percaya, dan kerja sama tim yang solid. Puncak kemeriahan acara ditutup dengan sempurna melalui sesi barbeque (BBQ) bersama di malam hari. Mengelilingi panggangan yang hangat, momen makan malam ini menjadi ruang bertukar cerita dan canda tawa yang mendekatkan satu sama lain.Melalui SeRintisFun 2026, Yayasan Rintis Upakarya Nusantara dan Rumah BUMN Jambi membuktikan komitmennya dalam merawat kebahagiaan para anggotanya. Dengan "baterai" energi yang kini telah terisi penuh (recharged), seluruh anggota tim siap untuk kembali melangkah bersama, menghadirkan karya, dan mencetak program-program luar biasa bagi masyarakat Jambi.#SeRintisFun2026 #YayasanRintisUpakaryaNusantara #RumahBUMNJambi #TeamBuilding #SaatnyaSeruSeruan #SolidaritasTim

Selengkapnya
Kawal IKM/UKM Sampai Mahir, Yayasan Rintis Upakarya Nusantara dan DPP Kota Jambi Sukses Gelar Bimtek Digital Marketing

Kawal IKM/UKM Sampai Mahir, Yayasan Rintis Upakarya Nusantara dan DPP Kota Jambi Sukses Gelar Bimtek Digital Marketing

Peralihan menuju ekosistem bisnis modern menuntut para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk tidak sekadar tahu, tetapi benar-benar menguasai instrumen pemasaran masa kini. Sayangnya, banyak pelaku usaha yang masih kebingungan saat harus menerjemahkan teori pemasaran ke dalam praktik teknis sehari-hari.Menjawab kebuntuan tersebut, Yayasan Rintis Upakarya Nusantara kembali mengambil langkah proaktif dengan menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DPP) Kota Jambi. Sinergi ini diwujudkan melalui program "Bimbingan Teknis (Bimtek) Digital Marketing IKM/UKM" yang digelar selama dua hari, tepatnya pada 5–6 Agustus 2026, bertempat di Aula Kantor DPP Kota Jambi.Fokus pada Kapasitas Nyata, Bukan Sekadar TeoriBerbeda dengan format seminar satu arah, Bimtek ini dirancang dengan sasaran yang sangat jelas: meningkatkan kapasitas pelaku usaha secara terukur dalam mengoptimalkan celah pemasaran digital. Yayasan Rintis Upakarya Nusantara menyadari bahwa kualitas produk lokal IKM dan UKM Jambi sebenarnya sangat berdaya saing, namun seringkali potensi penjualannya terhambat oleh minimnya literasi teknologi promosi.Melalui kolaborasi strategis dengan DPP Kota Jambi, program ini hadir sebagai jembatan penghubung yang memberdayakan para pelaku usaha. Kehadiran yayasan di sini menegaskan komitmen mereka sebagai mitra pemerintah yang siap turun tangan membenahi persoalan mendasar di akar rumput ekonomi masyarakat.Pendampingan Ekstra: Dipandu dari Nol Hingga PahamKunci keberhasilan dari Bimtek ini terletak pada metode pendekatannya. Karena latar belakang pemahaman teknologi tiap peserta berbeda, kegiatan ini diwujudkan melalui proses pendampingan dan bimbingan teknis secara sangat intensif.Peserta tidak dilepas begitu saja setelah menerima materi. Sebaliknya, mereka dibimbing langkah demi langkah—mulai dari dasar-dasar mengelola aset digital, merancang strategi kampanye, hingga mengeksekusi fitur pemasaran di gawainya masing-masing. Fasilitator memastikan setiap individu benar-benar memahami dan mampu mempraktikkan ilmu yang diberikan sebelum acara berakhir.Dedikasi Yayasan Rintis Upakarya Nusantara dalam mengawal pertumbuhan IKM dan UKM ini diharapkan menjadi pendorong lahirnya wirausahawan lokal yang tangguh secara digital. Dengan kapasitas teknis yang kini telah diasah, para peserta Bimtek diproyeksikan siap memperluas pangsa pasar, mendongkrak kesejahteraan ekonomi, dan menjadi wajah baru pengusaha Jambi yang melek teknologi.#YayasanRintisUpakaryaNusantara #BimtekDigitalMarketing #IKMNaikKelas #UKMJambiPintarDigital #PendampinganUMKM

Selengkapnya
Menguatkan Wirausaha Pesisir, Program "Mba Maya" Perkokoh Kemandirian Ekonomi di Tanjung Jabung Timur

Menguatkan Wirausaha Pesisir, Program "Mba Maya" Perkokoh Kemandirian Ekonomi di Tanjung Jabung Timur

Upaya menggerakkan pilar ekonomi kerakyatan membutuhkan keberanian untuk merangkul wilayah pesisir dengan pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan. Memahami potensi besar yang dimiliki para pelaku usaha lokal di kawasan timur Jambi, Yayasan Rintis Upakarya Nusantara bersatu langkah dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Jambi dalam menggulirkan edukasi niaga yang adaptif. Kehadiran program ini menjadi dorongan nyata agar wirausaha lokal mampu mengoptimalkan komoditas daerahnya secara profesional.Inisiatif kolaboratif ini terwujud dalam pergerakan pembinaan bertajuk “Program Mba Maya (Membina dan Memberdaya)” yang diselenggarakan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada Kamis, 23 Juli 2026. Sinergi untuk Jambi ini menjadi bukti komitmen bersama dalam membuka akses edukasi tata kelola usaha hingga ke kawasan garis pantai, memberikan bekal keterampilan praktis sekaligus memperluas jangkauan peluang usaha masyarakat di tingkat tapak.Penguatan Literasi Niaga dan Inovasi Pemasaran DigitalMenyesuaikan dengan karakteristik perekonomian pesisir, materi bimbingan dikemas secara komunikatif agar mudah dipahami serta diterapkan langsung dalam usaha sehari-hari. Dalam suasana edukasi yang interaktif, masyarakat dibimbing untuk menata alur keuangan secara tertulis dan rapi agar keuntungan usaha dapat terkontrol dengan presisi.Di samping pembenahan tata kelola kas, peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan teknologi digital untuk menembus pasar yang lebih luas. Melalui penguasaan media sosial dan transaksi non-tunai, produk olahan maupun komoditas lokal Tanjung Jabung Timur diharapkan mampu menarik minat konsumen di luar daerah secara efektif.Aksi Pendampingan Wilayah demi Membangun Ketahanan WirausahaKehadiran para pendamping di lapangan menjadi sarana efektif dalam menyerap aspirasi serta memahami tantangan nyata yang dihadapi para wirausaha lokal. Dengan menyapa warga secara langsung, ruang konsultasi menjadi lebih cair sehingga beragam kendala operasional—mulai dari kemasan produk hingga efisiensi rantai distribusi—dapat terurai dengan baik.Melalui interaksi mendalam tersebut, tim pendamping memberikan rekomendasi taktis yang siap dieksekusi tanpa menyulitkan peserta. Pembinaan ini dirancang tuntas melalui pengawasan berkala, memastikan setiap langkah perubahan tata kelola benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan keluarga.Sinergi berkelanjutan antara Yayasan Rintis Upakarya Nusantara dan PNM Jambi ini semakin mengukuhkan fondasi pemberdayaan masyarakat di wilayah pesisir. Melalui penguatan kapasitas yang konsisten, diharapkan lahir komunitas wirausaha yang mandiri, kreatif, serta siap menjadi penggerak utama kesejahteraan ekonomi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.#ProgramMbaMaya #YayasanRintisUpakaryaNusantara #PNMJambi #PemberdayaanMasyarakat #EkonomiKerakyatan #SinergiUntukJambi

Selengkapnya
Mengukuhkan Daya Saing dari Tapak, Pendampingan Berkelanjutan Usaha Rakyat di Merangin

Mengukuhkan Daya Saing dari Tapak, Pendampingan Berkelanjutan Usaha Rakyat di Merangin

Penguatan sektor usaha mikro menjadi fondasi utama dalam menjaga ketahanan ekonomi kerakyatan di daerah. Memahami pentingnya akselerasi kapasitas para wirausaha lokal, Yayasan Rintis Upakarya Nusantara berjalan seiring dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Jambi dalam menggulirkan program pembekalan yang aplikatif serta berdampak jangka panjang. Langkah strategis ini berfokus pada pemberian bimbingan praktis serta dorongan motivasi agar usaha masyarakat di wilayah barat Jambi semakin tangguh dan mandiri.Aksi nyata ini diwujudkan melalui pergerakan lapangan bertajuk Program "Mba Maya" (Membina dan Memberdaya) yang sukses dilaksanakan di Kabupaten Merangin pada Senin, 20 Juli 2026. Kehadiran tim gabungan di tengah masyarakat menjadi wujud sinergi untuk Jambi dalam merangkul para wirausaha secara langsung, memangkas jarak pelayanan, serta memberikan solusi konkret atas berbagai tantangan tata kelola usaha harian yang dihadapi di tingkat tapak.Pendampingan Berkelanjutan untuk Mengubah Peluang Menjadi Hasil NyataMenjawab tantangan pasar yang kian dinamis, pergerakan ini berfokus pada peningkatan daya saing dan nilai tambah produk lokal. Melalui forum pembekalan aplikatif, masyarakat dibekali pemahaman mendalam mengenai tata kelola keuangan yang disiplin agar alur kas usaha harian terencana secara rapi dan akuntabel.Langkah ini kemudian dipadukan dengan pengenalan strategi pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar. Dengan memanfaatkan platform komunikasi dan media sosial, produk-produk wirausaha dari Merangin diharapkan mampu bersaing secara percaya diri dan menembus jaringan konsumen yang lebih luas.Hadir Langsung di Tapak demi Menjalin Kedekatan dan Solusi BerkelanjutanPengawalan di tingkat tapak menjadi kunci utama agar manfaat pembelajaran dapat dirasakan secara optimal oleh warga. Dengan menyapa langsung para pelaku usaha lokal, tim dapat memetakan kebutuhan spesifik tiap wilayah sekaligus memberikan arahan yang paling relevan.Pendekatan komunikatif ini memudahkan identifikasi kendala harian secara lebih tajam sekaligus melahirkan jalan keluar yang realistis. Pembinaan pun tidak sekadar berhenti pada ruang teori, melainkan dikawal secara bertahap sampai para pelaku usaha benar-benar tangkas menerapkan ilmunya secara mandiri.Sinergi untuk Jambi yang terjalin erat antara Yayasan Rintis Upakarya Nusantara dan PNM Jambi ini mempertegas komitmen bersama dalam merawat pilar ekonomi kerakyatan. Melalui konsistensi pemberdayaan masyarakat ini, diharapkan lahir generasi wirausaha lokal yang mandiri, berdaya saing, dan mampu menopang kesejahteraan ekonomi daerah secara berkelanjutan.#ProgramMbaMaya #YayasanRintisUpakaryaNusantara #PNMJambi #PemberdayaanMasyarakat #EkonomiKerakyatan #SinergiUntukJambi

Selengkapnya
Langkah Nyata Pendampingan UMKM, Program "Mba Maya" Yayasan Rintis Upakarya Nusantara dan PNM Jambi Jangkau Berbagai Wilayah di Bungo

Langkah Nyata Pendampingan UMKM, Program "Mba Maya" Yayasan Rintis Upakarya Nusantara dan PNM Jambi Jangkau Berbagai Wilayah di Bungo

Perkembangan ekonomi daerah sangat ditentukan oleh ketahanan para pelaku usaha mikro yang menjadi tulang punggung di tingkat lokal. Memahami pentingnya adaptasi usaha di tengah tantangan zaman, Yayasan Rintis Upakarya Nusantara berkolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Jambi untuk mengakselerasi kapasitas para wirausaha desa di wilayah barat Jambi.Tak sekadar memberikan stimulan modal, pergerakan lapangan ini dieksekusi secara intensif pada 16 Juli 2026 lewat agenda Program "Mba Maya" (Membina dan Memberdaya) yang menyasar berbagai titik strategis di Kabupaten Bungo.Pembekalan Praktis: Dari Tata Kelola hingga Melek DigitalBerbeda dari pola pendampingan konvensional, gerakan ini secara khusus menyoroti penguatan fondasi serta daya saing produk lokal. Melalui sesi edukasi interaktif, masyarakat dibekali pemahaman mendalam mengenai pencatatan keuangan yang terstruktur agar tata kelola usaha harian menjadi lebih akuntabel dan terukur.Langkah proaktif ini kemudian diperkuat dengan pelatihan pemanfaatan sarana digital untuk pemasaran produk. Dengan sentuhan teknologi, produk-produk hasil karya wirausaha lokal diharapkan tidak hanya bertahan di lingkup mikro, tetapi juga mampu menembus rantai pasok pasar yang lebih luas secara mandiri.Aksi Lapangan Berkelanjutan Demi Kemandirian LokalUntuk memastikan transfer pengetahuan berjalan efektif dan merata, tim gabungan turun langsung menyapa masyarakat di berbagai wilayah pelayanan Kabupaten Bungo. Pendekatan "jemput bola" ini memangkas jarak secara signifikan, memastikan masyarakat di tingkat tapak tetap mendapatkan akses pelatihan serta konsultasi usaha yang berkualitas.Kehadiran tim di lapangan juga membuka ruang dialog dua arah untuk memetakan kendala nyata yang dihadapi para pelaku usaha desa. Dari sinilah solusi-solusi praktis dirumuskan secara holistik agar pendampingan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan spesifik di masing-masing wilayah.Sinergi berkelanjutan antara Yayasan Rintis Upakarya Nusantara dan PNM Jambi ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam merawat ekosistem usaha lokal. Lewat konsistensi pembinaan ini, diharapkan tercipta iklim wirausaha mandiri yang mampu mendorong roda perekonomian daerah secara inklusif dan berkelanjutan.#ProgramMbaMaya #YayasanRintisUpakaryaNusantara #PNMJambi #PemberdayaanMasyarakat #EkonomiKerakyatan #SinergiUntukJambi

Selengkapnya
Menjangkau 9 Wilayah di Kabupaten Batanghari, Yayasan Rintis Upakarya Nusantara dan PNM Jambi Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program "Mba Maya"

Menjangkau 9 Wilayah di Kabupaten Batanghari, Yayasan Rintis Upakarya Nusantara dan PNM Jambi Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program "Mba Maya"

Di balik pesatnya pertumbuhan usaha mikro dan semangat kemandirian ekonomi keluarga di daerah, terdapat peran perempuan yang tak kenal lelah menggerakkan roda perekonomian dari tingkat tapak. Menyadari besarnya potensi tersebut, Yayasan Rintis Upakarya Nusantara bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Jambi bersinergi dengan merancang sebuah langkah nyata untuk memperkuat fondasi para wirausaha perempuan.Langkah strategis ini diwujudkan melalui pelaksanaan agenda pemberdayaan bertajuk Program "Mba Maya" (Membina dan Memberdaya), yang sukses diselenggarakan secara masif pada Selasa, 14 Juli 2026.Bukan Sekadar Modal, Tapi Pendampingan BerkelanjutanJika biasanya bantuan usaha hanya berfokus pada penyaluran dana, Program "Mba Maya" hadir dengan pendekatan yang jauh lebih dalam dan berdampak panjang. Inisiatif ini lahir dari pemahaman esensial bahwa keberlanjutan usaha mikro harus ditopang oleh pemahaman manajemen yang matang serta adaptasi teknologi.Oleh karena itu, kegiatan ini dirancang khusus untuk membekali para nasabah perempuan dengan literasi keuangan yang sehat, keterampilan tata kelola usaha, hingga kemampuan memanfaatkan sarana digital guna memperluas jangkauan pasar produk lokal mereka.Dampak Merata di Sembilan Wilayah StrategisUntuk memastikan manfaat pemberdayaan ini dirasakan secara inklusif, rangkaian kegiatan "Mba Maya" dilaksanakan secara serentak menjangkau sembilan wilayah pelayanan, yaitu Bajubang, Jambi Luar Kota 2, Maro Sebo Ulu, Maro Sebo Ulu 2, Mersam, Muara Bulian, Pemayung, Tebo 2, hingga Tembesi. Kehadiran program di titik-titik strategis Kabupaten Batanghari dan sekitarnya ini meruntuhkan batasan jarak serta memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi para perempuan di tingkat desa untuk tumbuh dan berkembang bersama.Mencetak Perempuan Mandiri, Menggerakkan Ekonomi DesaMelalui sinergi Program "Mba Maya", Yayasan Rintis Upakarya Nusantara bersama PNM Jambi membuktikan komitmennya dalam merawat keberlanjutan ekonomi masyarakat. Ketika para ibu dan perempuan pelaku usaha dibekali pengetahuan serta pendampingan yang tepat, dampak positifnya tidak hanya meningkatkan kesejahteraan keluarga, tetapi juga menciptakan iklim ekonomi daerah yang lebih tangguh dan mandiri.Dengan semangat pemberdayaan yang terus menyala, seluruh pihak yang terlibat siap untuk terus mendampingi, menghadirkan karya, dan mencetak program-program berdampak nyata bagi masyarakat Jambi.#ProgramMbaMaya #YayasanRintisUpakaryaNusantara #PNMJambi #PemberdayaanMasyarakat #EkonomiKerakyatan #SinergiUntukJambi

Selengkapnya
Mengakselerasi Potensi Usaha Perkotaan, Program "Mba Maya" Yayasan Rintis Upakarya Nusantara dan PNM Jambi Hadir di Kota Jambi

Mengakselerasi Potensi Usaha Perkotaan, Program "Mba Maya" Yayasan Rintis Upakarya Nusantara dan PNM Jambi Hadir di Kota Jambi

Dinamika ekonomi perkotaan yang bergerak cepat menuntut para pelaku usaha mikro untuk terus beradaptasi dan meningkatkan taraf tata kelola usahanya secara profesional. Menjawab tantangan tersebut, Yayasan Rintis Upakarya Nusantara bergerak berdampingan dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Jambi dalam memperkuat daya saing wirausaha lokal di pusat perekonomian daerah. Langkah ini berfokus pada pemberian pemahaman praktis serta dorongan motivasi agar usaha masyarakat mampu bertahan dan berkembang.Sinergi proaktif ini diwujudkan melalui aksi pembinaan intensif bertajuk Program "Mba Maya" (Membina dan Memberdaya) yang sukses dilaksanakan di Kota Jambi pada Sabtu, 11 Juli 2026. Kehadiran tim pendamping di tengah masyarakat menjadi momentum penting untuk menjangkau para wirausaha secara lebih dekat, membuka ruang kolaborasi, serta memberikan solusi atas kendala tata kelola harian yang sering dialami oleh para pelaku usaha di tingkat tapak.Inovasi Tata Kelola: Menembus Pasar Melalui Akses DigitalBerbeda dari pola pembekalan konvensional, agenda ini dirancang secara terukur untuk menjawab kebutuhan riil wirausaha di kawasan perkotaan. Melalui forum pembekalan aplikatif, masyarakat diajak memahami manajemen keuangan usaha yang rapi serta strategi pencatatan yang sistematis agar alur kas harian dapat terpantau dengan jelas.Tidak berhenti di situ, ruang edukasi ini juga membekali peserta dengan keterampilan memanfaatkan platform digital guna memperluas jangkauan pasar. Langkah ini menjadi krusial agar produk-produk lokal mampu bersaing secara sehat dan menembus ceruk pasar yang lebih luas di tengah sengitnya kompetisi usaha perkotaan.Komitmen Lapangan: Merawat Kedekatan dan Solusi BerkelanjutanUntuk memastikan dampak yang nyata, tim gabungan menerapkan pendekatan dialogis dengan turun langsung menyapa masyarakat di berbagai wilayah Kota Jambi. Pola pendampingan ini memangkas jarak dan kecanggungan, sehingga masyarakat merasa nyaman untuk berkonsultasi mengenai kendala operasional yang dihadapi sehari-hari.Lewat interaksi yang hangat tersebut, pemetaan masalah dapat dilakukan secara presisi untuk menghasilkan solusi praktis yang siap diterapkan secara langsung. Proses bimbingan berlanjut hingga peserta benar-benar mampu mengaplikasikan materi pelatihan ke dalam praktik bisnis harian mereka.Sinergi berkelanjutan antara Yayasan Rintis Upakarya Nusantara dan PNM Jambi ini mempertegas komitmen bersama dalam merawat ekosistem usaha lokal yang inklusif. Konsistensi pergerakan ini diharapkan mampu mencetak wirausaha yang mandiri, tangguh, serta menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah.#ProgramMbaMaya #YayasanRintisUpakaryaNusantara #PNMJambi #PemberdayaanMasyarakat #EkonomiKerakyatan #SinergiUntukJambi

Selengkapnya
Sentuh Akar Rumput di 40 Titik, Yayasan Rintis Upakarya Nusantara dan PNM Jambi Sukseskan Program "Mba Maya"

Sentuh Akar Rumput di 40 Titik, Yayasan Rintis Upakarya Nusantara dan PNM Jambi Sukseskan Program "Mba Maya"

Mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat tidak bisa hanya dilakukan dari balik meja; ia membutuhkan aksi nyata yang menjangkau langsung hingga ke pelosok daerah. Upaya meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan sosial menuntut kehadiran pendamping yang siap turun tangan mendengar, membina, dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat kecil.Berangkat dari visi besar tersebut, Yayasan Rintis Upakarya Nusantara menunjukkan taringnya sebagai lembaga sosial yang berdaya jangkau luas. Bersinergi dengan Permodalan Nasional Madani (PNM) Jambi, yayasan ini menginisiasi sebuah pergerakan pemberdayaan berskala regional yang diberi nama Program "Mba Maya" (Membina dan Memberdaya).Berbeda dari program pelatihan biasa, inisiatif yang menargetkan nasabah PNM Jambi dan masyarakat luas ini dieksekusi secara masif sepanjang periode Juli 2026. Tak tanggung-tanggung, pergerakan ini serentak mewarnai 40 titik lokasi yang tersebar di lima wilayah strategis Provinsi Jambi, meliputi Kota Jambi, Kabupaten Batang Hari, Muara Bungo, Merangin, hingga Tanjung Jabung Timur.Eksekusi Masif Membangun Potensi DaerahPelaksanaan program di puluhan titik secara bersamaan tentu bukan sebuah langkah yang mudah. Namun, hal ini menjadi pembuktian komitmen Yayasan Rintis Upakarya Nusantara dalam menjangkau masyarakat yang selama ini mungkin minim akses terhadap pembinaan usaha.Proses di lapangan dijalankan melalui aktivitas pembinaan yang intensif dan serentak. Tim fasilitator tidak sekadar datang memberikan arahan, melainkan berinteraksi secara emosional untuk menggali potensi terpendam dari masing-masing nasabah PNM di berbagai desa dan kecamatan. Skala regional dari program "Mba Maya" ini memastikan bahwa pemerataan edukasi dan pendampingan ekonomi benar-benar terjadi, bukan sekadar terpusat di ibu kota provinsi.Sinergi Nyata untuk Kesejahteraan BerkelanjutanProgram "Mba Maya" lahir dari filosofi bahwa modal finansial saja tidak cukup jika tidak diiringi dengan modal pengetahuan dan mentalitas usaha yang tangguh. Tujuan utama dari kolaborasi apik antara Yayasan Rintis Upakarya Nusantara dan PNM Jambi ini adalah untuk memastikan setiap nasabah memiliki kapasitas yang mumpuni untuk mengelola usahanya agar lebih produktif.Melalui sentuhan program ini, masyarakat dibina untuk menjadi lebih mandiri, berdaya, dan mampu meningkatkan taraf kesejahteraan keluarga mereka. Ke depannya, Yayasan Rintis Upakarya Nusantara berharap jejak langkah di 40 titik ini dapat menjadi fondasi yang kokoh bagi kebangkitan ekonomi kerakyatan di Provinsi Jambi. Bukti bahwa dengan kolaborasi yang tepat, tidak ada pelosok yang terlalu jauh untuk diberdayakan.#ProgramMbaMaya #YayasanRintisUpakaryaNusantara #PNMJambi #PemberdayaanMasyarakat #EkonomiKerakyatan #SinergiUntukJambi

Selengkapnya
Guncang Algoritma TikTok, Yayasan Rintis Upakarya Nusantara Bekali UMKM Jambi Taktik Jualan Laris Manis

Guncang Algoritma TikTok, Yayasan Rintis Upakarya Nusantara Bekali UMKM Jambi Taktik Jualan Laris Manis

KOTA JAMBI – Tren belanja daring kini tak lagi terbatas pada e-commerce tradisional. Masyarakat kini semakin menggemari konsep shoppertainment - berbelanja sambil berinteraksi lewat video pendek dan live streaming. Menangkap peluang emas dari pergeseran perilaku konsumen ini, Yayasan Rintis Upakarya Nusantara (RUN) menggandeng Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Jambi menyelenggarakan inkubasi intensif bertajuk "Jago Digital: TikTok Marketplace Mastery for UMKM".Kegiatan yang dirancang khusus untuk mempercepat adaptasi teknologi para pelaku usaha lokal ini berlangsung sukses selama dua hari, 19–20 Mei 2025, bertempat di Aula Kantor DPP Kota Jambi.Dari Sekadar Penonton Menjadi Jago JualanBila pelatihan pemasaran pada umumnya berfokus pada teori dasar, "Jago Digital" hadir sebagai jalan pintas (shortcut) taktis yang solutif. Yayasan Rintis Upakarya Nusantara merancang program ini dengan target yang tajam: membantu UMKM lokal mendongkrak visibilitas produk mereka agar langsung berdampak pada peningkatan angka penjualan.Kolaborasi apik dengan DPP Kota Jambi menjadi bukti nyata bahwa sinergi lintas lembaga sangat dibutuhkan untuk memfasilitasi kebutuhan riil UMKM. Melalui wadah ini, pelaku usaha tidak lagi dibiarkan meraba-raba sendiri cara memasarkan produknya di lautan konten digital yang padat.Bongkar Rahasia 'Keranjang Kuning' Bersama PraktisiAgar langsung berdampak, program ini mendatangkan dua narasumber ahli, yakni Thoriq Fadhil Nawawi dan Ummu Khairina. Keduanya tidak sekadar memberikan materi, tetapi langsung memandu peserta secara step-by-step untuk menaklukkan ekosistem TikTok Marketplace.Dalam sesi bimbingan intensif ini, para pelaku UMKM diajak untuk membedah strategi memenangkan algoritma For You Page (FYP). Tidak berhenti di situ, peserta juga dibekali teknik meracik konten promosi yang mengundang interaksi, simulasi live streaming yang persuasif, hingga rahasia mengoptimalkan fitur 'keranjang kuning' agar konversi pesanan meroket tajam.Langkah taktis yang digagas oleh Yayasan Rintis Upakarya Nusantara ini menjadi angin segar bagi kebangkitan ekonomi kreatif daerah. Ke depannya, pendampingan serupa akan terus didorong agar para pelaku UMKM siap menjadi pemain utama di era social commerce, mencetak omzet berlipat ganda, dan sukses membawa produk kebanggaan lokal bersaing di pasar nasional.#YayasanRintisUpakaryaNusantara #UMKMJagoDigital #TikTokMastery #UMKMNaikKelas #KolaborasiUntukNegeri

Selengkapnya